Mengapa Pemimpin Narsis Tak Pernah Sukses?

Tak dipungkiri, orang narsis bisa mudah menaiki tangga karirnya karena rasa percaya diri, dominasi dan harga diri yang menonjol. Namun jenis pemimpin ini tak sukses. Mengapa?

“Hasil riset kami menunjukkan hal sebaliknya memang benar,” ujar psikoloh Barbora Nevicka dari University of Amsterdam.

Hasil studi psikolog ini dan rekannya menemukan, keasyikan narsis dengan kecemerlangan diri memiliki elemen sangat penting, yakni pada keberhasilan pembuatan keputusan dan kinerja (kebebasan bertukar informasi dan ide serta kreatif) kelompok.

Artikel yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science ini menunjukkan, narsis memang terkadang bisa menguntungkan.

Dalam krisis, beberapa orang akan merasa orang kuat dominan akan mengambil alih dan melakukan hal benar, “Dan hal itu akan mengurangi ketidakpastian serta mengurangi tekanan,” ujarnya.

Namun dalam kehidupan sehari-hari dari sebuah organisasi, “Komunikasi (berbagi informasi, sudut pandang dan pengetahuan) sangat penting untuk membuat keputusan yang benar. Itulah keuntungan tim, dan hal itu mendatangkan hasil yang bagus,” ujarnya.

Komunikasi yang baik datang dari pemimpin yang kerap bertanya dan menyimpulkan masukan dari semua orang,

“Hal inilah yang tak bisa ditemui pada orang narsis karena mereka terlalu sibuk dengan dirinya sendiri,” tutupnya seperti dikutip UPI.

 

Sumber: http://aliefqu.wordpress.com/2011/08/14/inilah-alasannya-kenapa-pemimpin-narsis-tak-pernah-sukses/

Diakses pada tanggal 15 Desember 2011 pukul 19.32 WIB

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: