Goncangan Kehidupan

Oleh : Syaikh Mamduh Farhan Al Buhairi

 

Sesungguhnya manusia akan melalui kehidupannya dengan banyak percobaan, sebagiannya akan berupa goncangan-goncangan, yang karenanya dia akan banyak merasakan sakit.

Di saat engkau menghadapi kemelut jiwa dan tidak mendapatkan teman di sisimu…goncangan.

Di saat engkau tafsirkan kalimat dan perbuatanmu sebagai kalimat seorang pendendam…goncangan.

Di saat bertahun-tahun engkau tidak bisa merealisasikan angan-anganmu…goncangan.

Di saat seluruh apa yang telah kamu bangun pergi bersama hembusan angin bak fatamorgana…goncangan.

Di saat kamu dikhianati oleh orang yang berasal darimu dan hidup di tengah-tengahmu…goncangan.

Di saat orang yang paling dekat denganmu meninggal dunia…goncangan

Di saat engkau bertemu dengan seorang teman karib yang lama tidak bertemu, namun dia tidak mengingat namamu…goncangan

Di saat engkau dicela, dan ternyata engkau dapati sang pencela adalah saudaramu sendiri…goncangan.

Di saat orang yang kamu cintai berterus terang bahwa engkau tidak bernilai baginya sedikitpun…goncangan.

Di saat engkau membongkar bahwa sumber penistaan atas dirimu ternyata adalah orang yang paling dekat terhadapmu…goncangan.

Sesungguhnya, segala goncangan ini, masih mungkin bagi jiwamu untuk memikul beban beratnya… namun goncangan yang hakiki adalah…

Apa yang akan terjadi…??

Yaitu di saat engkau dapati dirimu seorang diri di dalam kubur tanpa seorangpun…

Engkau telah meninggalkan semua orang yang dulu bersamamu…

Serta tidak ada satupun yang tertinggal bersamamu kecuali amalmu yang shalih…

Dan goncangan yang terbesar adalah saat engkau berdiri di hadapan Allah Subhanahu Wata’ala tanpa amal shalih…

Tanpa shalat…

Tanpa dzikir kepada Allah…

Tanpa berjihad melawan hawa nafsu…

Maka jadilah kamu sebagai orang yang bersiap-siap dalam menghadapi goncangan abadi yang tempat kembalimu akan tetap di sana.

Apakah menuju satu taman dari taman sorga ataukah satu liang dari liang-liang neraka.

Ya Tuhanku… berikanlah rahmat kepada kami, dan jangan sekali-kali mematikan kami kecuali Engkau dalam keadaan ridha kepada kami.

Wahai Tuhan (Dzat yang akan menolong) orang-orang yang lemah, kami bermunajat kepada-Mu, siapakah (Penolong) bagi kami selain-Mu.

Ya Allah, rahmatilah kami, jika kami dipikul di atas pundak-pundak para pelayat.

Ya Allah, rahmatilah kami, jika kami telah ditaburi tanah, dan kuburanpun ditutup di atas kami.

Ya Allah, sesungguhnya Engkau memiliki para kekasih yang akan Engkau masukkan ke dalam sorga tanpa hisab dan tanpa adzab.

Maka jadikanlah kami dan orang-orang yang membaca tulisan ini termasuk golongan mereka juga. Aamiin ya mujibassaa’iliin…

 

Sumber : Majalah Qiblati (rubrik ‘Cahaya Hati’)

_________

Sumber: http://jihadsabili.wordpress.com/category/uncategorized/

Diakses pada tanggal 7 Januari 2012 pukul 13.50 WIB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: